RSUD Banyumas Lakukan Tindakan DSA, Teknologi Pencitraan Pembuluh Darah Otak untuk Diagnosa Stroke dan Aneurisma


Banyumas – RSUD Banyumas terus mengembangkan layanan medis berbasis teknologi mutakhir. Salah satunya melalui tindakan DSA (Digital Subtraction Angiography) yang dilakukan di Cath Lab RSUD Banyumas oleh dokter spesialis saraf, dr. Naswan Hassa.


DSA merupakan prosedur pencitraan medis minimal invasif yang menggunakan sinar-X dan zat kontras untuk menghasilkan gambar detail pembuluh darah di otak. Prosedur ini dilakukan dengan memasukkan kateter melalui pembuluh darah di area paha, kemudian diarahkan ke pembuluh darah otak.


Menurut dr. Naswan Hassa, tindakan DSA memiliki tujuan penting untuk menegakkan diagnosis sekaligus membantu terapi pada berbagai kondisi yang memengaruhi aliran darah ke otak. Beberapa di antaranya adalah:


  1. Penyumbatan pembuluh darah otak (stroke iskemik)
  2. Stenosis atau penyempitan pembuluh darah
  3. Aneurisma atau pembengkakan dinding pembuluh darah
  4. Aterosklerosis akibat penumpukan plak
  5. Malformasi arteriovenosa (hubungan abnormal antara arteri dan vena)


Dengan adanya fasilitas DSA, pasien dengan gangguan pembuluh darah otak dapat ditangani lebih cepat dan tepat, sehingga menurunkan risiko komplikasi serius.


“Jika Sahabat Sehat RSUD Banyumas mengalami gejala atau gangguan terkait pembuluh darah otak, segera konsultasikan ke poli saraf agar bisa mendapatkan penanganan yang tepat,” ujar dr. Naswan.














0 Komentar