Banyumas – Tim PKRS Ruang Perina mengadakan penyuluhan kesehatan bertema “Perawatan Bayi Berat Badan Lahir Rendah (BBLR) di Rumah” pada Jumat (21/11/2025). Kegiatan ini diikuti oleh para ibu yang bayinya sedang dirawat di Ruang Perina.
Acara dibuka oleh Luthfi Nur Azhari, S.Kep., Ns, kemudian dilanjutkan dengan penyampaian materi oleh Selly Hning, S.Kep., Ns dan difasilitasi oleh Wahyu Setyaningsih, S.Kep., Ns.
Dalam penyuluhan disampaikan bahwa BBLR adalah kondisi bayi lahir dengan berat kurang dari 2,5 kg. Kondisi ini dapat dipengaruhi oleh beberapa faktor, seperti masalah kesehatan ibu saat hamil (misalnya preeklamsia, tekanan darah tinggi, atau kekurangan gizi), infeksi selama kehamilan, kelainan bawaan bayi, berat badan ibu yang rendah, usia ibu terlalu muda atau terlalu tua, serta kehamilan kembar.
BBayi dengan BBLR biasanya memerlukan perawatan intensif, seperti penggunaan inkubator, pemberian cairan dan obat melalui infus, serta pemenuhan nutrisi khusus sampai kondisi bayi stabil dan dokter mengizinkan perawatan di rumah.
Saat merawat bayi BBLR di rumah, orang tua perlu memperhatikan beberapa hal penting, yaitu:
- Memberikan ASI sesuai jadwal karena merupakan nutrisi terbaik bagi bayi.
- Melakukan kontak kulit atau metode kangguru untuk menjaga kehangatan tubuh bayi.
- Menemani bayi tidur dan memastikan lingkungan tetap aman serta nyaman.
- Memantau pertumbuhan dan perkembangan bayi secara rutin.
- Melengkapi jadwal imunisasi.
- Meluangkan waktu lebih banyak untuk mendampingi bayi.
- Segera mencari pertolongan medis jika ada tanda-tanda bahaya.
Merawat bayi BBLR memang membutuhkan tenaga ekstra. Karena itu, ibu dianjurkan untuk mendapatkan bantuan dari anggota keluarga, terutama selama 40 hari pertama setelah melahirkan, agar ibu dapat beristirahat dan proses pemulihan bisa berjalan lebih baik.
Kegiatan penyuluhan ini diharapkan dapat membantu para ibu lebih siap dalam merawat bayi BBLR ketika sudah diperbolehkan pulang ke rumah.

0 Komentar