Penyuluhan Kesehatan Instalasi Farmasi - GERD, Sekedar Asam Lambung atau Ancaman Mematikan?

 


Banyumas - Tim PKRS Instalasi Farmasi bekerja sama dengan mahasiswa Unsoed dan Universitas Al Irsyad Cilacap mengadakan kegiatan penyuluhan kesehatan dengan tema “GERD, Sekedar Asam Lambung atau Ancaman Mematikan?”. Kegiatan ini dilaksanakan pada Jumat (27/03/2026) dan diikuti oleh pasien serta keluarga yang sedang menunggu obat.



Acara dipandu oleh Maria Santika sebagai moderator, dengan pemateri Nida Husna dan Vyranti, serta didampingi oleh Apt. Qisti Winahyu, S. Farm sebagai fasilitator.


Dalam penyuluhan dijelaskan bahwa GERD adalah kondisi kronis di mana asam lambung sering naik ke kerongkongan karena katup lambung tidak menutup dengan sempurna, sehingga menimbulkan rasa tidak nyaman.

Gejala GERD antara lain mual, muntah, rasa terbakar di dada (heartburn), dan perut kembung. Beberapa makanan yang dapat memicu gejala adalah kopi, cokelat, minuman bersoda, makanan pedas, asam, dan tinggi lemak.


Selain itu, disampaikan pula bahwa anggapan GERD dapat menyebabkan kematian mendadak adalah mitos. Faktanya, GERD jarang menyebabkan kematian secara langsung. Namun, jika tidak ditangani dengan baik, GERD dapat menimbulkan komplikasi serius seperti luka pada kerongkongan, Barrett’s esofagus, hingga kanker esofagus. Oleh karena itu, yang perlu diwaspadai bukan hanya GERD, tetapi juga komplikasi dan penyakit penyerta yang dapat muncul.



Peserta juga diingatkan untuk segera ke dokter jika mengalami gejala serius seperti nyeri dada hebat (mirip serangan jantung), sulit menelan, penurunan berat badan drastis, muntah darah, atau buang air besar berwarna hitam.

Kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan pengetahuan masyarakat tentang GERD sehingga dapat mencegah dan menangani gejala dengan lebih baik.

0 Komentar