Banyumas - Ruang Seruni mengadakan kegiatan penyuluhan kesehatan dengan tema "Bahaya Berhenti Minum Obat TBC" pada hari Minggu (24/05/2026). Kegiatan ini diikuti oleh pasien dan keluarga sebagai upaya meningkatkan pemahaman tentang penyakit Tuberkulosis (TBC) serta pentingnya kepatuhan dalam menjalani pengobatan.
Acara dipandu oleh Setiyo Indra P. sebagai moderator dan materi disampaikan oleh Nur Fithri I.
Pengertian TBC Paru
- TBC Paru adalah penyakit infeksi yang menyerang paru-paru.
- Disebabkan oleh bakteri Mycobacterium tuberculosis.
Tanda dan Gejala TBC
- Demam, terutama pada malam hari.
- Keringat malam.
- Nafsu makan menurun dan berat badan turun.
- Batuk berkepanjangan.
- Batuk berdarah.
- Sesak napas.
- Nyeri dada.
- Badan lemas dan mudah lelah.
Cara Penularan TBC
- Menular melalui udara saat penderita batuk, bersin, atau berbicara.
- Kuman TBC dapat menyebar melalui percikan dahak.
- Orang yang tinggal serumah dengan penderita memiliki risiko lebih tinggi tertular.
- Mengonsumsi makanan bergizi seimbang.
- Istirahat yang cukup.
- Tidak merokok.
- Menjaga kebersihan dan sirkulasi udara rumah.
- Membuka jendela pada siang hari.
- Menutup mulut saat batuk atau bersin.
- Tidak meludah sembarangan.
Bahaya Berhenti Minum Obat TBC
- Menyebabkan kuman menjadi kebal terhadap obat (TB Resistan Obat/TB MDR).
- Gejala dapat kambuh dan menjadi lebih berat.
- Pengobatan menjadi lebih lama dan lebih sulit.
- Risiko penularan kepada orang lain semakin tinggi.
Melalui kegiatan ini, peserta diharapkan memahami pentingnya minum obat TBC secara teratur sampai pengobatan selesai sesuai anjuran tenaga kesehatan, sehingga dapat mencegah komplikasi dan penularan penyakit kepada orang lain.
0 Komentar