Penyuluhan Kesehatan Ruang Permata Hati " Kenali Tanda Bahaya Bayi Baru Lahir (0-28 Hari)."
Bulan pertama kehidupan seorang bayi, khususnya pada usia 0 hingga 28 hari (masa neonatal), merupakan periode adaptasi yang sangat kritis. Pada fase ini, tubuh bayi masih menyesuaikan diri dengan lingkungan di luar kandungan. Oleh karena itu, kesadaran dan kepekaan orang tua serta keluarga sebagai detektor pertama di rumah sangat penting untuk mencegah terjadinya komplikasi kesehatan yang serius.
Hari ini Jumat Paing, 27 Juli 2026 Kepala Ruang Permata Hati Yuni Purnani, S.Kep.,Ns menggelar Acara Penyuluhan Kesehatan, Tema yang di Sampaikan adalah " Kenali Tanda dan Bahaya Bayi Baru Lahir."
Sasaranya adalah Orangtua / Keluarga dari Bayi yang Lahir dan Rawat Inap di Ruang Permata Hati
Moderator dan Mentor - Mila Herawati, S.Kep.,Ns
Pemateri - Penyuluhan Mahasiswa Ners UGM Yogyakarta
Sebagai pilar utama keselamatan bayi, orang tua diimbau untuk mengenali 9 tanda bahaya utama yang memerlukan penanganan medis segera :
9 Tanda Bahaya Utama yang Wajib Diwaspadai
- Sulit Menyusu
Bayi enggan menyusu, tidak mau mengisap, atau daya isapnya terasa sangat lemah. - Gangguan Pernapasan
Bayi bernapas sangat cepat (≥60 kali per menit), tampak sesak, atau dada terlihat tertarik mendalam (retraksi). - Perubahan Suhu Tubuh
Bayi mengalami demam tinggi atau justru tubuhnya terasa sangat dingin (hipotermia). - Perubahan Warna Kulit
Kulit, bibir, atau lidah tampak kebiruan (sianosis), atau kulit terlihat sangat kuning (ikterus) dalam 24 jam pertama. - Penurunan Kesadaran
Bayi tampak sangat lemas, tidur terus-menerus, dan sulit dibangunkan. - Kejang
Terjadi gerakan kejang pada tangan dan kaki atau kondisi tubuh yang kaku mendadak - Masalah Perut & Pencernaan
Bayi muntah berulang (terutama berwarna hijau atau bercampur darah) serta perut tampak kembung secara tidak wajar. - Infeksi Tali Pusat
Area tali pusat mengeluarkan nanah, berbau tidak sedap, atau kulit di sekitarnya memerah. - Gerakan Lemah
Bayi hanya bergerak ketika diberi rangsangan, atau bahkan tidak bergerak sama sekali.
Langkah Pencegahan Harian & Tindakan Darurat
Untuk memastikan bayi tumbuh sehat, perawatan harian yang optimal sangat diperlukan. Orang tua disarankan untuk senantiasa memberikan ASI Eksklusif sesering mungkin, menjaga kebersihan tali pusat agar tetap kering, serta memastikan bayi mendapatkan imunisasi dasar dan Vitamin K1 sesuai rekomendasi medis.
Apa yang Harus Dilakukan Jika Menemukan Tanda Bahaya? JANGAN PANIK & SEGERA BERTINDAK !
Jika menemukan satu saja dari 9 tanda bahaya di atas, segera bawa bayi ke fasilitas kesehatan terdekat (Puskesmas, Klinik, atau Rumah Sakit).
- Jaga Kehangatan: Selama perjalanan menuju fasilitas kesehatan, peluk bayi dengan metode kontak kulit ke kulit (skin-to-skin) atau bungkus bayi dengan kain/selimut yang bersih dan hangat.
- Hindari Pengobatan Sendiri: Jangan berikan obat atau ramuan tradisional apa pun tanpa resep medis resmi dari dokter.
Ingat !
Jangan menunggu kondisi bayi semakin memburuk. Tindakan cepat dan tepat dari Anda adalah kunci utama untuk menyelamatkan nyawa mereka.
Kegiatan Penyuluhan Hari iniberjalan dengan lancar dan baik.
Sebelum Acara di tutup ada sesi diskusi dan tanya jawab
0 Komentar