"Sebagai pusat layanan kesehatan rujukan yang diandalkan masyarakat, RSUD Banyumas terus mengoptimalkan peran promosi kesehatan melalui berbagai kegiatan edukasi terstruktur, baik di ruang-ruang tunggu poli, bangsal perawatan, maupun langsung menjangkau komunitas di luar rumah sakit.
Setiap informasi kesehatan yang disampaikan dirancang agar mudah dicerna, aplikatif, dan relevan dengan tantangan kesehatan lokal yang dihadapi masyarakat saat ini."
Hari ini Sabtu Kliwon, 5 September 2026 di Ruang Tunggu Klinik Rehab Medik RSUD Banyumas Kepala Instalasi Rehab Medis Menggelar Acara Penyuluhan Kesehatan.
Penyuluhan Kesehatan ini di Fasilitasi oleh Tim Psikolog RSUD Banyumas Ratih Winanti dan Timnya, RSUD Banyumas selain memberikan Pelayanan juga sebagai RS Pendidikan, karenanya Pagi ini Kegiatan Penyuluhan Kesehatan di isi oleh Mahasiswa Psikolog dari Universitas Muhammadiyah Purwokerto.
Pengantar: Mengenali Situasi
"Kecemasan bisa datang kapan saja dan menimpa siapa saja, mulai dari rasa deg-degan hebat menjelang presentasi, kepanikan mendadak di tengah keramaian, hingga perasaan sesak akibat tekanan yang berlebih. Saat seseorang mengalami kecemasan sesaat, tubuhnya masuk ke mode fight or flight. Jantung berdegup kencang, napas menjadi pendek, dan pikiran terasa kacau. Di sinilah kita butuh 'P3K Psikologis' untuk mengembalikan kendali tubuh dan pikiran mereka ke masa kini."
Ada Beberapa Contoh Langkah Langkah untuk P3K Mental :
Langkah 1: Amankan dan Tenangkan (Safe & Calm)
Pendekatan
Contohnya misal : Dekati dengan tenang dan penuh empati. Jangan pernah menghakimi atau mengatakan, "Alay banget sih," atau "Gitu aja kok panik."Tindakan
Contohnya Misal : Berikan ruang yang nyaman, jauhkan dari sumber pemicu kebisingan jika memungkinkan, lalu katakan dengan suara lembut:"Hei, tarik napas dulu. Kamu aman di sini. Saya ada di sampingmu. Pelan-pelan ya."
Langkah 2: Teknik Pernapasan Kotak (Box Breathing)
"Saat cemas, napas kita biasanya menjadi cepat dan dangkal (hyperventilation), yang justru memperparah kepanikan. Mari bantu mereka mengatur ulang napas menggunakan teknik sederhana:"
Tarik napas dalam-dalam melalui hidung selama 4 detik.
Tahan napas selama 4 detik.
Hembuskan perlahan melalui mulut selama 4 detik.
Tahan sebelum kembali menarik napas selama 4 detik.
Ulangi siklus ini 3 hingga 5 kali sampai detak jantung mulai terasa lebih stabil.








0 Komentar