Banyumas - Tim PKRS Ruang Gardena mengadakan kegiatan penyuluhan kesehatan tentang Tuberkulosis (TBC) pada Rabu, 16 September 2026. Kegiatan ini diikuti oleh keluarga pasien sebagai bagian dari upaya meningkatkan pengetahuan dan kesadaran tentang pencegahan serta penularan TBC.
Kegiatan dipandu oleh Fitriyani, AMK selaku moderator, dengan materi disampaikan oleh Erli Wahyuni, S.Kep., Ns. Penyuluhan membahas beberapa hal penting terkait TBC, mulai dari pengertian, cara penularan, pencegahan, hingga praktik mencuci tangan yang benar.
Dalam penyampaiannya, dijelaskan bahwa TBC merupakan penyakit infeksi yang disebabkan oleh bakteri Mycobacterium tuberculosis. Penyakit ini paling sering menyerang paru-paru dan dapat menular melalui udara ketika penderita TBC paru batuk, bersin, atau berbicara, terutama jika berada dalam ruangan tertutup dengan ventilasi yang kurang baik.
Pemateri juga menyampaikan tentang beberapa gejala TBC, antara lain batuk yang berlangsung lama, demam, berkeringat pada malam hari, berat badan menurun, nafsu makan berkurang, dan tubuh mudah lelah. Masyarakat diimbau untuk segera memeriksakan diri ke fasilitas pelayanan kesehatan apabila mengalami gejala yang mengarah pada TBC.
Pencegahan Penularan TBC
- Menutup mulut dan hidung saat batuk atau bersin menggunakan tisu atau siku bagian dalam.
- Menggunakan masker terutama ketika sedang mengalami batuk atau berada di tempat ramai.
- Memastikan ruangan memiliki ventilasi dan sirkulasi udara yang baik.
- Tidak membuang dahak sembarangan.
- Mengikuti pengobatan TBC secara teratur sesuai anjuran tenaga kesehatan
- Menjaga kebersihan tangan dan menerapkan pola hidup bersih dan sehat.
Selain materi TBC, peserta juga diberikan edukasi mengenai cara mencuci tangan yang benar dan dilanjutkan dengan praktik cuci tangan bersama-sama menggunakan handrub.
Melalui kegiatan penyuluhan ini, diharapkan keluarga pasien dapat memahami TBC dengan lebih baik, mengetahui cara mencegah penularannya, serta mampu menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat dalam kehidupan sehari-hari.
0 Komentar