BANYUMAS - Sebanyak 100 mahasiswa Program Studi Keperawatan Program Sarjana Terapan Poltekkes Kemenkes Yogyakarta melaksanakan Praktik Lapangan Mata Kuliah Dokumentasi Keperawatan di RSUD Banyumas, Kamis (1/10/2026).
Kegiatan tersebut diikuti oleh 56 mahasiswa kelas reguler dan 44 mahasiswa kelas internasional, dengan didampingi dua orang dosen pembimbing. Kegiatan diawali dengan pembukaan di Aula Thalasemia RSUD Banyumas, kemudian dilanjutkan dengan kunjungan dan observasi secara langsung ke sejumlah unit pelayanan.
Dalam kegiatan praktik lapangan tersebut, mahasiswa mengunjungi berbagai unit pelayanan RSUD Banyumas, meliputi rawat jalan, rawat anak, rawat intensif, rawat maternitas, rawat penyakit dalam, rawat bedah, Instalasi Gawat Darurat (IGD), hingga unit perioperatif.
Kunjungan ke berbagai unit pelayanan memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk melihat secara langsung bagaimana dokumentasi keperawatan diterapkan dalam lingkungan pelayanan kesehatan.
Mahasiswa mempelajari berbagai aspek dokumentasi keperawatan, mulai dari sistem dan format dokumentasi, alur pencatatan asuhan keperawatan, integrasi dokumentasi dengan rekam medis, hingga pemanfaatan sistem informasi dalam proses pendokumentasian pelayanan pasien.
Tidak hanya memahami aspek teknis, kegiatan ini juga memberikan pemahaman mengenai pentingnya dokumentasi yang dilakukan secara tepat, lengkap, aman, dan menjaga kerahasiaan informasi pasien.
Dokumentasi keperawatan merupakan bagian penting dalam proses pelayanan kesehatan. Pencatatan yang baik tidak hanya menjadi bentuk pertanggungjawaban profesional tenaga keperawatan, tetapi juga mendukung komunikasi antarprofesi, kesinambungan asuhan, keselamatan pasien, serta peningkatan mutu pelayanan.
Para mahasiswa juga mendapatkan gambaran mengenai aspek etik dan legal dalam dokumentasi keperawatan. Pemahaman tersebut diharapkan dapat menjadi bekal bagi mahasiswa dalam menjalankan praktik keperawatan secara profesional di masa mendatang.
Melalui kegiatan praktik lapangan di RSUD Banyumas, mahasiswa tidak hanya memperoleh pembelajaran secara teoritis, tetapi juga mendapatkan pengalaman untuk menghubungkan materi perkuliahan dengan kondisi nyata di lingkungan rumah sakit.
Kegiatan ini sekaligus menjadi bagian dari upaya memperkuat hubungan antara institusi pendidikan dan rumah sakit sebagai wahana pembelajaran klinis, sehingga mahasiswa keperawatan dapat memiliki pemahaman yang lebih komprehensif mengenai proses pelayanan dan dokumentasi keperawatan.

.jpeg)
.jpeg)

.jpeg)

.jpeg)
.jpeg)


0 Komentar