Memperingati Hari Osteoporosis, Kenali Penyebab, Gejala, dan Cara Mencegahnya


 

BANYUMAS – Menjaga kesehatan tulang perlu dilakukan sejak usia muda. Osteoporosis atau pengeroposan tulang sering dianggap sebagai masalah kesehatan yang hanya dialami oleh lanjut usia. Padahal, kebiasaan sehari-hari yang kurang mendukung kesehatan tulang dapat meningkatkan risiko seseorang mengalami kepadatan tulang rendah di kemudian hari.


Dalam rangka memperingati Hari Osteoporosis pada 20 Oktober 2026, masyarakat diajak untuk lebih peduli terhadap kesehatan tulang melalui pola hidup aktif, asupan gizi seimbang, dan kebiasaan sehat sejak dini.


Apa Itu Osteoporosis?


Osteoporosis adalah kondisi ketika kepadatan dan kekuatan tulang menurun sehingga tulang menjadi lebih rapuh dan mudah mengalami patah. Kondisi ini sering berkembang tanpa gejala yang jelas dan baru diketahui setelah terjadi patah tulang.


Oleh karena itu, menjaga kesehatan tulang tidak sebaiknya menunggu hingga muncul keluhan. Pencegahan perlu dilakukan secara konsisten sejak usia muda.


Kebiasaan yang Dapat Meningkatkan Risiko Osteoporosis

Beberapa kebiasaan dan faktor yang perlu diperhatikan antara lain:

1. Jarang bergerak dan berolahraga

Kurangnya aktivitas fisik, terutama latihan menahan beban dan latihan kekuatan, dapat mengurangi stimulasi yang dibutuhkan tulang untuk mempertahankan kekuatannya.


2. Asupan kalsium yang kurang

Kalsium berperan penting dalam pembentukan dan pemeliharaan tulang. Sumber kalsium dapat diperoleh dari susu, ikan yang dapat dimakan bersama tulangnya, serta sayuran hijau tertentu.


3. Kekurangan vitamin D

Vitamin D membantu tubuh menyerap kalsium. Kebutuhannya dapat dipenuhi melalui makanan dan, bila diperlukan, suplemen sesuai anjuran tenaga kesehatan. Paparan sinar matahari yang aman juga dapat membantu pembentukan vitamin D.


4. Merokok dan konsumsi alkohol berlebihan

Merokok dan konsumsi alkohol berlebihan dapat berdampak buruk terhadap kesehatan tulang. Menghindari rokok dan membatasi faktor risiko tersebut merupakan bagian penting dari pencegahan.


5. Pola hidup dan faktor kesehatan lainnya

Kurang tidur, pola makan tidak seimbang, usia, riwayat keluarga, perubahan hormon, serta penggunaan obat tertentu dalam jangka panjang juga dapat memengaruhi kesehatan tulang.



Tips Mencegah Osteoporosis Sejak Dini

Berikut beberapa langkah yang dapat dilakukan untuk menjaga tulang tetap kuat:


  • Aktif bergerak: lakukan jalan kaki, latihan kekuatan, atau aktivitas fisik lain sesuai kemampuan secara rutin.
  • Penuhi kebutuhan kalsium: konsumsi makanan bergizi seimbang dengan sumber kalsium yang cukup.
  • Jaga kecukupan vitamin D: perhatikan asupan makanan, paparan sinar matahari yang aman, dan konsultasikan suplemen jika diperlukan.
  • Hindari rokok: jauhi kebiasaan merokok dan hindari konsumsi alkohol berlebihan.
  • Jaga berat badan dan pola makan: penuhi kebutuhan protein serta zat gizi penting lainnya.
  • Periksakan diri bila berisiko: konsultasikan dengan tenaga kesehatan apabila memiliki faktor risiko osteoporosis atau pernah mengalami patah tulang akibat benturan ringan.


Kapan Perlu Memeriksakan Kesehatan Tulang?


Osteoporosis sering tidak menimbulkan keluhan pada tahap awal. Nyeri punggung, penurunan tinggi badan, perubahan postur menjadi membungkuk, atau patah tulang setelah benturan ringan perlu mendapat perhatian medis karena dapat berkaitan dengan gangguan kesehatan tulang.


Pemeriksaan kepadatan tulang dapat dipertimbangkan berdasarkan usia, riwayat kesehatan, dan faktor risiko seseorang. Tidak semua orang membutuhkan pemeriksaan yang sama, sehingga konsultasi dengan tenaga kesehatan menjadi langkah yang tepat.


Jaga Tulang Hari Ini untuk Masa Depan yang Lebih Sehat

Peringatan Hari Osteoporosis menjadi pengingat bahwa tulang yang kuat dibangun melalui kebiasaan sehat yang dilakukan secara konsisten. Jangan menunggu hingga tulang rapuh untuk mulai peduli.


RSUD Banyumas mengajak masyarakat untuk menerapkan pola hidup aktif, mengonsumsi makanan bergizi seimbang, serta berkonsultasi dengan tenaga kesehatan apabila memiliki keluhan atau faktor risiko osteoporosis.


Tulang kuat, tubuh lebih sehat, aktivitas tetap nyaman. Mulai jaga kesehatan tulang dari sekarang!

0 Komentar