BANYUMAS - Pernah mendengar istilah hamil anggur? Meski namanya terdengar unik, kondisi yang dikenal secara medis sebagai molar pregnancy atau kehamilan mola ini merupakan gangguan kehamilan yang perlu diwaspadai.
Hamil anggur adalah kondisi ketika jaringan yang seharusnya berkembang menjadi plasenta mengalami pertumbuhan abnormal. Jaringan tersebut membentuk kumpulan kantung kecil berisi cairan yang menyerupai buah anggur. Pada kondisi ini, kehamilan tidak dapat berkembang menjadi kehamilan normal yang sehat.
Hamil anggur termasuk kondisi yang memerlukan pemeriksaan dan penanganan medis oleh dokter spesialis obstetri dan ginekologi (Obgyn).
Kenali Gejala Hamil Anggur
Gejala hamil anggur terkadang menyerupai tanda-tanda kehamilan pada umumnya. Namun, ada beberapa tanda yang perlu diwaspadai, antara lain:
- Perdarahan vagina yang tidak biasa, terutama pada awal kehamilan.
- Ukuran rahim lebih besar dari perkiraan usia kehamilan, yang dapat terjadi pada sebagian kasus.
- Mual dan muntah berlebihan, melebihi keluhan kehamilan pada umumnya.
- Keluarnya jaringan menyerupai butiran anggur dari vagina, meskipun gejala ini jarang ditemukan.
Perlu diketahui, tidak semua penderita mengalami gejala yang sama. Karena itu, pemeriksaan medis sangat penting untuk memastikan kondisi kehamilan.
Bagaimana Hamil Anggur Didiagnosis?
Untuk memastikan diagnosis, dokter dapat melakukan beberapa pemeriksaan, di antaranya:
- Ultrasonografi (USG): Membantu melihat kondisi rahim dan jaringan kehamilan. Pada hamil anggur, dapat ditemukan gambaran khas yang sering disebut snowstorm appearance atau gambaran badai salju.
- Pemeriksaan darah hormon hCG: Mengukur kadar hormon kehamilan. Pada sebagian kasus hamil anggur, kadar hCG dapat meningkat sangat tinggi dibandingkan usia kehamilan.
Bagaimana Penanganannya?
Hamil anggur memerlukan penanganan oleh dokter spesialis obstetri dan ginekologi. Salah satu tindakan yang dapat dilakukan adalah evakuasi jaringan mola melalui prosedur kuretase atau metode lain sesuai kondisi pasien.
Setelah tindakan, pasien tetap memerlukan pemantauan kadar hormon hCG secara berkala untuk memastikan jaringan mola telah teratasi dan tidak terjadi pertumbuhan jaringan yang menetap.
Jangan Abaikan Tanda yang Tidak Biasa Saat Hamil
Setiap kehamilan memiliki kondisi yang berbeda. Apabila mengalami perdarahan selama kehamilan, mual dan muntah berlebihan, atau keluhan lain yang tidak biasa, jangan menunda pemeriksaan ke fasilitas pelayanan kesehatan.
RSUD Banyumas mengajak para ibu untuk lebih peduli terhadap kesehatan kehamilan. Deteksi dini melalui pemeriksaan kehamilan secara rutin dapat membantu mengenali gangguan kehamilan dan menentukan penanganan yang tepat.
Punya keluhan atau permasalahan seputar kehamilan?
Yuk, konsultasikan kesehatan Anda ke fasilitas pelayanan kesehatan ibu dan anak atau langsung periksakan diri ke Dokter Spesialis Obstetri dan Ginekologi RSUD Banyumas.
Karena kesehatan ibu adalah bagian penting dari masa depan keluarga.


0 Komentar