Banyumas – Tim Promosi Kesehatan Rumah Sakit (PKRS) Thalassemia mengadakan kegiatan penyuluhan kesehatan dengan tema Leptospirosis, pada hari Rabu (23/07/2025). Kegiatan ini berlangsung dengan lancar dan diikuti oleh keluarga pasien Thalassemia yang dirawat di rumah sakit.
Penyuluhan ini dimoderatori oleh Novia Dewiranti, sementara materi utama disampaikan oleh Ratna Lukita.
Dalam penyampaiannya, Ratna menjelaskan bahwa Leptospirosis adalah penyakit menular yang disebabkan oleh bakteri Leptospira. Penyakit ini biasanya ditularkan melalui air atau tanah yang telah terkontaminasi oleh urin hewan, terutama tikus. Seseorang bisa tertular saat kulit yang terluka atau selaput lendir (seperti mata dan mulut) bersentuhan dengan air tercemar.
Gejala awal Leptospirosis mirip flu, seperti demam, nyeri otot (terutama di betis), mata merah, dan sakit kepala. Bila tidak segera ditangani, penyakit ini bisa berkembang menjadi lebih serius, bahkan menyebabkan gagal ginjal, gangguan hati, hingga kematian.
Ratna juga menekankan pentingnya menjaga kebersihan lingkungan, menghindari genangan air, serta menggunakan pelindung saat berada di area yang berisiko.
Penyuluhan ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran dan pengetahuan keluarga pasien agar lebih waspada terhadap bahaya Leptospirosis, terutama saat musim hujan tiba. Para peserta terlihat antusias dan aktif bertanya selama sesi berlangsung.
0 Komentar