Penyuluhan Kesehatan Ruang Arjuna - Peran Keluarga dalam Pencegahan Kekambuhan Pasien dengan Gangguan Jiwa

 


Banyumas – RSUD Banyumas melalui Tim PKRS Ruang Arjuna bersama mahasiswa Al Hikmah Brebes menggelar penyuluhan kesehatan jiwa bertema “Peran Keluarga dalam Pencegahan Kekambuhan Pasien dengan Gangguan Jiwa” pada Jumat, 21 November 2025. Kegiatan ini diikuti oleh pasien serta keluarga pasien.


Dalam penyuluhan dijelaskan bahwa kekambuhan gangguan psikotik adalah munculnya kembali gejala-gejala psikotik pada pasien. Peserta diberikan pemahaman mengenai tanda-tanda kekambuhan yang perlu diwaspadai, yaitu:

  • Tahap I : Ketegangan berlebihan, cemas terus-menerus, sulit konsentrasi, lupa di tengah kalimat, aktivitas menurun.
  • Tahap II: Kesadaran menurun, depresi, mudah bosan, apatis, fobia, serta keluhan sakit di seluruh tubuh.
  • Tahap III: Muncul tanda psikotik ringan seperti gangguan persepsi dan isi pikiran.
  • Tahap IV: Gejala psikotik jelas, muncul halusinasi dan waham terus-menerus.
  • Tahap V : Tidak mengenali keluarga, curiga berlebihan, bahkan bisa mengamuk.
  • Tahap VI: Tampak bingung, gelisah, dan berperilaku seperti “robotik”.


Tim penyuluh menekankan bahwa peran keluarga sangat penting dalam mendeteksi dini perubahan perilaku pasien. Jika tanda-tanda tersebut muncul, keluarga diminta:

  1. Membantu pasien mengungkapkan apa yang dirasakan.
  2. Segera membawa pasien untuk kontrol ke rumah sakit agar mendapatkan pertolongan cepat.


Melalui kegiatan ini, RSUD Banyumas berharap keluarga dapat lebih siap mendampingi pasien dan mencegah kekambuhan agar proses pemulihan berjalan lebih optimal.

0 Komentar