Penyuluhan Kesehatan Ruang Arjuna - Mengontrol Halusinasi Pada Pasien dengan Gangguan Jiwa

 

Banyumas – Tim PKRS Ruang Arjuna bekerja sama dengan Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Purwokerto (UMP) mengadakan kegiatan penyuluhan kesehatan bertema “Mengontrol Halusinasi pada Pasien dengan Gangguan Jiwa” pada Selasa, (25/112025. Kegiatan ini diikuti oleh pasien serta keluarga pasien untuk menambah wawasan mengenai cara menangani halusinasi dengan benar.


Penyuluhan dipandu oleh dua mahasiswa UMP, Ferdy Puji Aprianto dan Yayu Lestari, yang bertindak sebagai moderator sekaligus pemateri. Dengan fasilitator kegiatan adalah Ratna Trisnawati, S.Kep., Ns.


Halusinasi adalah gangguan persepsi di mana seseorang merasakan sensasi yang tidak nyata, seperti suara, gambar, bau, rasa, atau sentuhan yang sebenarnya tidak ada. Halusinasi memiliki berbagai jenis, termasuk pendengaran, penglihatan, penghidu, peraba, pengecap, sinestetik, dan viseral. Selain itu, terdapat kondisi terkait seperti depersonalisasi dan derealisasi, yaitu perasaan aneh terhadap diri sendiri atau lingkungan.


Dalam penyuluhan tersebut, dijelaskan beberapa cara untuk membantu pasien mengontrol halusinasi, yaitu dengan menghardik halusinasi, mengajak pasien bercakap-cakap, melakukan aktivitas terjadwal, serta minum obat secara teratur.


Selain itu, tim juga memberikan panduan bagi keluarga tentang cara merawat pasien dengan halusinasi, di antaranya:

  1. Tidak membiarkan pasien sendirian.
  2. Menganjurkan pasien terlibat dalam kegiatan rumah dan membuat jadwal aktivitas.
  3. Membantu pasien berlatih menghentikan halusinasi.
  4. Memantau dan memastikan pasien minum obat sesuai anjuran.
  5. Menyapa atau mengajak bicara jika pasien terlihat berbicara atau tertawa sendiri.
  6. Mengontrol keadaan pasien secara berkala.
  7. Membawa pasien ke rumah sakit jika halusinasi semakin parah atau berisiko membahayakan diri sendiri maupun orang lain.


Kegiatan penyuluhan ini diharapkan dapat meningkatkan pemahaman keluarga dan pasien dalam mengelola halusinasi, sehingga proses pemulihan dapat berjalan lebih baik dan aman.



0 Komentar