Apel Pagi RSUD Banyumas, Munjirin Sampaikan Klasifikasi Rumah Sakit Berbasis Kompetensi

 


Banyumas -  Apel pagi yang digelar di lingkungan RSUD Banyumas pada Senin (9/3/2026) menjadi momentum penyampaian informasi penting terkait perkembangan klasifikasi rumah sakit di Indonesia. Dalam kesempatan tersebut, Kepala Bidang Sarana dan Prasarana Alat RSUD Banyumas, Munjirin, S.Kep., Ns., bertindak sebagai pengawas apel dan memberikan pengarahan kepada seluruh peserta apel mengenai perubahan sistem klasifikasi rumah sakit yang kini berbasis kompetensi layanan.


Munjirin menjelaskan bahwa saat ini sistem klasifikasi rumah sakit sedang bertransisi dari model lama kelas A, B, C, dan D menjadi klasifikasi baru yaitu Dasar, Madya, Utama, dan Paripurna. Perubahan ini menitikberatkan pada kemampuan atau kompetensi pelayanan yang dimiliki rumah sakit dalam menangani berbagai jenis penyakit, mulai dari pelayanan dasar hingga pelayanan yang bersifat kompleks dan komprehensif. Klasifikasi tersebut nantinya akan menjadi bagian dari izin operasional rumah sakit.


Dalam pemaparannya, Munjirin juga menyampaikan perkembangan data pada Aplikasi Sarana Prasarana dan Alat Kesehatan (ASPAK) per 9 Maret 2026. Dari total 24 layanan yang dinilai dalam sistem kompetensi tersebut, RSUD Banyumas saat ini memiliki 8 layanan pada tingkat dasar, 15 layanan pada tingkat madya, dan 1 layanan yang telah mencapai tingkat utama, yaitu layanan penanganan keracunan. Kondisi ini menjadi perhatian manajemen untuk terus meningkatkan kualitas layanan rumah sakit.


Ia menambahkan bahwa ke depan arah pengadaan alat kesehatan dan fasilitas rumah sakit akan lebih difokuskan pada pemenuhan standar kompetensi layanan tersebut. Beberapa kebutuhan alat kesehatan juga telah diidentifikasi, di antaranya intravascular ultrasound untuk layanan jantung serta alat tilt table untuk mendukung layanan paru. Upaya ini diharapkan mampu meningkatkan kapasitas layanan RSUD Banyumas agar mencapai tingkat kompetensi yang lebih tinggi.


Selain penyampaian materi terkait klasifikasi rumah sakit dan peningkatan layanan, apel pagi juga diisi dengan siraman rohani Ramadan yang mengajak seluruh pegawai untuk meningkatkan semangat ibadah di bulan suci. Kegiatan ini sekaligus menjadi momen perkenalan dua pegawai baru, yaitu Burhan Latif Musodiq sebagai fisioterapis lulusan Poltekkes Surakarta dan Desinta Safira Ilmawati sebagai psikolog klinis lulusan Universitas Gadjah Mada. Semangat kebersamaan dan komitmen peningkatan mutu layanan menjadi bagian dari langkah RSUD Banyumas dalam menyongsong akreditasi tahun 2026.


















0 Komentar