Banyumas – Tim PKRS Ruang Kanthil mengadakan kegiatan penyuluhan kesehatan tentang penanganan demam pada anak pada Sabtu (07/02/2026). Kegiatan ini diikuti oleh keluarga pasien yang sedang mendampingi anak selama masa perawatan.
Kegiatan dibuka oleh Annisa, mahasiswa Unsoed yang bertugas sebagai moderator. Selanjutnya materi disampaikan oleh Uli Alfi Hasanah, S.Kep., Ns. Dalam penyuluhan tersebut dijelaskan mengenai cara melakukan pertolongan pertama saat anak mengalami demam di rumah.
Beberapa langkah yang dapat dilakukan saat anak mengalami demam antara lain memberikan kompres hangat pada ketiak dan selangkangan selama 10–15 menit, memastikan anak mendapatkan cukup cairan seperti air putih, ASI, atau makanan berkuah, mengenakan pakaian yang tipis dan menyerap keringat, serta memberikan waktu istirahat yang cukup.
Selain itu, dijelaskan juga bahwa obat penurun panas dapat diberikan apabila anak terlihat tidak nyaman atau suhu tubuh lebih dari 37,5°C. Parasetamol menjadi pilihan utama dengan dosis yang disesuaikan dengan berat badan anak.
Dalam kesempatan tersebut juga disampaikan tanda bahaya yang perlu diwaspadai, seperti anak tampak sangat lemas, tidak responsif, mengalami kejang atau sesak napas, suhu tubuh lebih dari 39°C, tanda dehidrasi, serta demam yang tidak turun lebih dari tiga hari. Apabila tanda-tanda tersebut muncul, orang tua dianjurkan segera membawa anak ke dokter atau Instalasi Gawat Darurat (IGD).
Melalui kegiatan ini, diharapkan keluarga pasien dapat memahami cara penanganan awal demam pada anak dengan benar serta mengetahui kapan harus segera mencari pertolongan medis.
0 Komentar