Hidden No More: Edukasi dan Deteksi Dini Thalasemia Gaungkan Kepedulian Generasi Masa Depan
PURWOKERTO - Semangat kepedulian terhadap penyandang thalasemia menggema dalam kegiatan Public Campaign Thalassemia Day 2026 yang digelar bersamaan dengan ajang Purwokerto Half Marathon, Minggu (17/5/2026), di kawasan Menara Teratai Purwokerto.
Mengusung tema “Hidden No More: Finding the Undiagnosed, Supporting the Unseen”, kegiatan ini menjadi momentum penting untuk meningkatkan kesadaran masyarakat tentang thalasemia serta pentingnya deteksi dini melalui skrining.
Berlokasi di booth Cluster C16, C17 dan C18 tepat di samping Menara Teratai, kegiatan berlangsung mulai pukul 06.00 WIB hingga selesai dengan antusiasme tinggi dari peserta marathon maupun masyarakat umum dan pelajar Banyumas.
Ketua Yayasan Thalasemia Indonesia (YTI) Cabang Banyumas, Nuraeni Tri Haryanti Sadewo, mengatakan bahwa masih banyak masyarakat yang belum mengetahui bahwa dirinya merupakan pembawa sifat thalasemia karena tidak menunjukkan gejala.
“Melalui kampanye ini kami ingin mengajak masyarakat lebih peduli terhadap skrining thalasemia, khususnya bagi generasi muda dan calon pasangan menikah. Awareness hari ini sangat penting untuk menyelamatkan generasi masa depan,” ujarnya.
Thalasemia sendiri merupakan kelainan darah genetik yang menyebabkan penderitanya membutuhkan transfusi darah rutin seumur hidup. Karena sifatnya diturunkan, deteksi dini menjadi langkah penting untuk mencegah lahirnya anak dengan thalasemia mayor.
Dalam kegiatan tersebut, masyarakat dapat mengikuti edukasi kesehatan dan screening thalasemia secara gratis. Selain itu, tersedia pula donor darah terbuka untuk umum sebagai bentuk dukungan nyata bagi para pejuang thalasemia.
Tidak hanya edukatif, acara juga berlangsung meriah dengan pembagian Mendoan Thalasemia gratis serta leaflet edukasi mengenai thalasemia kepada para pengunjung.
Sesi edukasi di panggung menghadirkan sejumlah narasumber, di antaranya Prof. Dr. dr. Dr. dr. Lantip Rujito, MSi.Med , M.Si.Med. akademisi Unsoed Purwokerto, Dinar Faiza, S.S., M.A. Ketua Perhimpunan Penyandang Thalasemia Indonesia (PPTI) Cabang Banyumas, dan dr. FRESTI OKTANINDI, Sp. A, Sub Sp. HO (K) Dokter Spesialis Anak Konsultas Hematologi Onkologi Anak RSUD Banyumas. Mereka memberikan pemahaman mengenai pentingnya deteksi dini, pendampingan pasien, hingga dukungan sosial bagi penyandang thalasemia.
Kegiatan ini diharapkan mampu memperluas pemahaman masyarakat bahwa langkah kecil seperti skrining dan donor darah dapat membawa harapan besar bagi para penyandang thalasemia.
Dengan semangat olahraga, edukasi, dan kepedulian sosial, Public Campaign Thalassemia Day 2026 menjadi pengingat bahwa kesehatan generasi masa depan adalah tanggung jawab bersama.


.jpeg)

.jpeg)
.jpeg)
.jpeg)

.jpeg)


.jpeg)

.jpeg)

.jpeg)

.jpeg)
.jpeg)

.jpeg)
.jpeg)


.jpeg)


.jpeg)

.jpeg)
.jpeg)


.jpeg)

.jpeg)

.jpeg)

.jpeg)

.jpeg)

.jpeg)

.jpeg)
.jpeg)
.jpeg)
.jpeg)

.jpeg)

.jpeg)



.jpeg)

.jpeg)

0 Komentar