Penyuluhan Kesehatan Instalasi Gizi - Pengaturan Makan pada Pasien Hemodialisis (HD) untuk Menjaga Keseimbangan Gizi dan Kesehatan

Banyumas - Tim PKRS Instalasi Gizi bersama Mahasiswa Profesi Dietisien Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) mengadakan kegiatan penyuluhan kesehatan dengan tema "Pengaturan Makan pada Pasien Hemodialisis (HD) untuk Menjaga Keseimbangan Gizi dan Kesehatan" pada hari Kamis (18/06/2026) di Instalasi Dialisis RSUD Banyumas. Kegiatan ini diikuti oleh pasien hemodialisis beserta keluarga yang sedang menjalani maupun menunggu pelayanan.


Materi disampaikan oleh Rika Andriyani, S.Tr.Gz., RD dan Fariqa Aisiyah, S.Gz.


Dalam penyuluhan dijelaskan bahwa hemodialisis merupakan terapi pengganti fungsi ginjal untuk membantu mengeluarkan sisa metabolisme dan kelebihan cairan dari tubuh. Oleh karena itu, pasien yang menjalani hemodialisis perlu menerapkan pola makan yang tepat agar status gizi tetap terjaga, mencegah komplikasi, serta meningkatkan kualitas hidup.


Beberapa hal yang perlu diperhatikan oleh pasien hemodialisis terkait dengan pola makan

  1. Pilih sumber protein berkualitas tinggi seperti ikan, telur, daging tanpa lemak
  2. Batasi konsumsi garam (natrium) agar tekanan darah terkontrol dan tidak mudah haus.
  3. Gunakan bumbu alami seperti bawang putih, bawang merah, kunyit, serai, daun salam, dan jeruk nipis sebagai pengganti garam
  4. Batasi makanan tinggi kalium, misalnya pisang, melon, alpukat, air kelapa
  5. Batasi asupan cairan sesuai anjuran tenaga kesehatan (umumnya jumlah urin dalam 24 jam ditambah sekitar 500–700 ml)
  6. Batasi makanan tinggi fosfor, seperti jeroan dan minuman bersoda, untuk membantu menjaga kesehatan tulang dan mengurangi rasa gatal.



Kegiatan berjalan dengan lancar dan peserta tampak antusias mengikuti kegiatan termasuk pada sesi diskusi dan tanya jawab.

0 Komentar