Banyumas - Ruang Kanthil RSUD Banyumas menyelenggarakan penyuluhan kesehatan tentang Penanganan Demam pada Anak pada hari Minggu, 19 Juli 2026. Kegiatan ini diikuti oleh pasien anak beserta keluarga yang sedang menjalani perawatan di Ruang Kanthil.
Penyuluhan disampaikan oleh Deffi Permatasari. Dalam penyuluhan dijelaskan bahwa demam merupakan peningkatan suhu tubuh di atas normal sebagai respons alami tubuh terhadap infeksi atau peradangan. Suhu tubuh normal pada anak berkisar 36,5°C–37,5°C, sedangkan anak dikatakan mengalami demam apabila suhu tubuh lebih dari 37,6°C.
Adapun beberapa penyebab demam pada anak antara lain:
- Infeksi virus.
- Peradangan.
- Reaksi setelah mendapatkan vaksin.
- Pilek atau flu.
- Tumbuh gigi pada anak.
Tanda-Tanda Demam
- Suhu tubuh meningkat di atas 37,5°C.
- Kulit terasa hangat, terutama pada dahi dan badan.
- Anak tampak lemah dan kurang aktif.
- Nafsu makan dan minum berkurang.
- Menggigil atau tubuh terasa gemetar.
Selain itu, pemateri menjelaskan langkah-langkah yang dapat dilakukan orang tua untuk menangani demam di rumah, antara lain:
- Memberikan ASI lebih sering bagi anak yang masih menyusu.
- Memberikan minum lebih sering untuk mencegah dehidrasi.
- Mengompres anak dengan air biasa atau air hangat pada dahi, leher, dan ketiak.
- Memberikan obat penurun panas sesuai dosis apabila demam tinggi.
- Mengenakan pakaian yang tipis dan nyaman agar membantu menurunkan suhu tubuh.
Orang tua juga diimbau untuk segera membawa anak ke fasilitas kesehatan apabila mengalami:
- Demam disertai kejang.
- Demam tidak turun setelah dua hari meskipun sudah diberikan obat penurun panas.
- Anak tidak mau makan dan minum.
- Demam disertai munculnya bintik-bintik merah pada kulit.
Di akhir penyuluhan dijelaskan bahwa demam yang tidak ditangani dengan baik dapat menyebabkan komplikasi, seperti kejang, dehidrasi, bahkan pada kondisi tertentu dapat mengancam keselamatan jiwa.
Melalui kegiatan ini diharapkan orang tua dan keluarga dapat mengenali tanda-tanda demam, memberikan penanganan awal yang tepat di rumah, serta mengetahui kapan harus segera membawa anak ke tenaga kesehatan agar kondisi anak dapat segera ditangani dengan baik.
0 Komentar