Mendukung Tumbuh Kembang Optimal Bayi Berat Lahir Rendah (BBLR) pada Ibu dan Keluarga di Rumah
Kepulangan bayi berat lahir rendah (BBLR)—yaitu bayi yang lahir dengan berat badan kurang dari 2.500 gram—ke rumah merupakan momen penuh kebahagiaan sekaligus tantangan tersendiri bagi orang tua. Fase perawatan mandiri di rumah menjadi masa krusial untuk mengejar ketertinggalan tumbuh kembang sang buah hati, sehingga koordinasi, ketelatenan, dan kasih sayang ekstra sangat dibutuhkan.
Hari ini Jumat Paing, 24 Juli 2026 bertempat di Ruang Perinatologi RSUD Banyumas, Kepala Ruang Perina Wahyu Setyaningsih, S.Kep.,Ns menggelar kegiatan Penyuluhan Kesehatan.
Sasaranya Keluarga / Orang tua dan atau Bayi ranap di Perina
Moderator - Sri Giarti
Pemateri dari Mahasiswa Ners UMP
![]() |
| Moderator - Sri Giarti |
Penerapan Perawatan Metode Kanguru (PMK)
Bagi bayi BBLR, suhu tubuh adalah hal yang sangat vital karena mereka rentan mengalami kedinginan (hipotermia). Perawatan Metode Kanguru (PMK) yaitu mendekap bayi di dada ibu atau ayah dengan kontak kulit ke kulit (skin-to-skin) menjadi solusi paling efektif.
Manfaat Utama: Menjaga suhu tubuh bayi tetap stabil, menghangatkan secara alami, mendekatkan ikatan batin (bonding), serta membantu menstabilkan detak jantung dan pernapasan bayi.
Optimalisasi Asupan Nutrisi (ASI Eksklusif)
ASI adalah makanan terbaik untuk bayi BBLR karena kaya akan zat gizi, antibodi, dan enzim yang mudah dicerna oleh organ pencernaan bayi yang belum matang.
Jadwal Menyusui: Bayi BBLR sering kali mudah mengantuk dan cepat lelah saat menyusu. Oleh karena itu, berikan ASI sesering mungkin (setiap 2–3 jam sekali) tanpa perlu menunggu bayi menangis.
Menjaga Kebersihan dan Mencegah Infeksi
Sistem kekebalan tubuh bayi BBLR belum berkembang sempurna, sehingga mereka jauh lebih rentan terhadap infeksi.
- Pastikan siapa pun yang hendak memegang bayi selalu mencuci tangan dengan sabun di air mengalir.
- Batasi kunjungan kerabat atau tamu pada minggu-minggu awal kepulangan bayi ke rumah.
- Jaga kebersihan alat-alat menyusui dan lingkungan sekitar kamar bayi agar tetap bersih dan berventilasi baik.
- Eksplorasi Metode: Jika daya isap bayi masih lemah, ibu dapat memerah ASI (ASIP) dan memberikannya menggunakan sendok khusus atau cangkir (cup feeder) sesuai petunjuk tenaga kesehatan.
Pemantauan Tumbuh Kembang Secara Berkala
Penimbangan berat badan dan pengukuran panjang badan secara rutin sangat penting untuk memastikan grafik pertumbuhan bayi terus naik.
- Lakukan kontrol rutin ke fasilitas kesehatan, Puskesmas, atau dokter spesialis anak sesuai jadwal yang ditentukan.
- Pantau tanda-tanda perkembangan sensorik dan motorik bayi, serta catat setiap perubahan berat badan hariannya.
Peran Penting Suami dan Keluarga
Merawat bayi BBLR di rumah membutuhkan energi dan ketahanan mental yang tinggi. Ibu yang baru melahirkan tidak boleh berjuang sendirian. Dukungan penuh dari suami dan keluarga dekat dalam membantu pekerjaan rumah, bergantian menjaga bayi, serta memberikan dorongan emosional akan menjaga kesehatan mental ibu tetap stabil. Ibu yang tenang dan bahagia akan memproduksi ASI lebih lancar dan mampu merawat bayi dengan maksimal.


0 Komentar