Prognas TB - Kenali Tanda dan Gejala TBC Paru: Deteksi Dini, Cegah Tertularnya TB pada Diri dan Keluarga


Batuk yang tak kunjung sembuh sering kali dianggap sebagai batuk biasa atau akibat cuaca. Padahal, jika batuk berlangsung lebih dari dua minggu, ini bisa jadi merupakan sinyal dari tubuh bahwa ada ancaman serius: Tuberkulosis Paru (TBC Paru).


Hari ini sabtu Pon, 29 Agustus 2026 di lobi depan Instalasi Bedah Sentral (IBS) di gelar Acara Penyuluhan Kesehatan.


Tema Prognas TB - TB Paru


Sasaran Pasien / Keluarga yang sedang Menunggu Layanan di IBS



TBC Paru adalah penyakit menular yang disebabkan oleh bakteri Mycobacterium tuberculosis. Penyakit ini menyerang organ paru-paru dan dapat menyebar melalui percikan dahak saat penderita batuk, bersin, atau berbicara.



Agar kita dapat memutus rantai penularannya, sangat penting untuk mengenali tanda dan gejalanya sejak dini.


1. Gejala Utama

  • Batuk Berdahak Berkelanjutan: Batuk yang berlangsung selama 2 minggu atau lebih. Batuk ini sering kali disertai dahak, dan pada kondisi yang lebih parah, dapat bercampur darah.

2. Gejala Penyerta Lainnya

Selain batuk yang tidak kunjung reda, penderita TBC Paru biasanya mengalami beberapa gejala berikut:


  • Demam dan Meriang: Sering kali berupa demam ringan yang hilang timbul, terutama pada malam hari.

  • Keringat Malam Tanpa Aktivitas
    Tubuh mengeluarkan keringat berlebih di malam hari meskipun udara tidak panas dan tidak sedang melakukan aktivitas fisik.

  • Nyeri Dada dan Sesak Napas
    Rasa sakit di bagian dada saat bernapas atau batuk, yang terkadang disertai rasa sesak.

  • Penurunan Berat Badan & Nafsu Makan
    Berat badan turun secara drastis tanpa alasan yang jelas akibat hilangnya nafsu makan.

  • Lemas dan Mudah Lelah
    Tubuh terasa sangat letih dan tidak bertenaga sepanjang hari.



Apa yang Harus Dilakukan Jika Menemukan Gejala Ini?


  1. Jangan Panik, Segera Periksakan Diri

    Kunjungi Puskesmas atau fasilitas kesehatan terdekat untuk menjalani pemeriksaan dahak atau rontgen dada.

  2. Jangan Mengobati Sendiri

    TBC Paru bisa disembuhkan total, tetapi membutuhkan pengobatan rutin dengan Obat Anti Tuberkulosis (OAT) minimal selama 6 bulan di bawah pengawasan dokter.

  3. Gunakan Masker

    Saat mengalami batuk, selalu gunakan masker dan terapkan etika batuk (menutup mulut dan hidung dengan lengan bagian dalam) untuk melindungi orang-orang tercinta di sekitar Anda.




Ingat! TBC bukan penyakit keturunan atau guna-guna. TBC adalah penyakit menular yang dapat dicegah dan disembuhkan. Deteksi dini adalah kunci terpenting menuju kesembuhan.




Kegiatan Berjalan dengan baik dan lancar, sebelum acara di tutup ada sesi diskusi dan tanya jawab


 

0 Komentar