Gebrakan RSUD Banyumas Jelang HUT ke-101: Vaksinasi MR untuk Nakes, Layanan Kemoterapi, hingga Aksi Sosial

 


BANYUMAS - Bertepatan dengan peringatan Hari Kartini, RSUD Banyumas menggelar Rapat Koordinasi Peningkatan Mutu yang menghasilkan sejumlah langkah strategis dan inovatif. Fokus utama mencakup perlindungan tenaga kesehatan (nakes), pengembangan layanan prioritas, serta rangkaian kegiatan sosial dalam menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke-101 RSUD Banyumas yang di selenggarakan di aula Thalasemia (21/04/2026).


Perlindungan Nakes dari Ancaman Campak


Merespons meningkatnya kasus Campak yang kini juga mengancam kelompok dewasa, RSUD Banyumas mengambil langkah cepat dengan menyiapkan program Cek Kesehatan Gratis (CKG) dan vaksinasi MR (Measles-Rubella). Program ini akan dilaksanakan pada 5–7 Mei 2026 bagi seluruh tenaga kesehatan dan pegawai.


Vaksinasi akan diberikan sebanyak 1–2 dosis dengan interval minimal 28 hari untuk memastikan perlindungan optimal. Kegiatan ini direncanakan berlangsung di Ruang Poli VIP sebagai bagian dari upaya perlindungan maksimal bagi garda terdepan layanan kesehatan.


Inovasi Layanan: Kemoterapi Tanpa Sekat


Dalam upaya meningkatkan kualitas layanan, RSUD Banyumas juga akan melakukan renovasi ruang eks-perinatologi menjadi ruang kemoterapi modern dengan konsep terbuka tanpa sekat. Desain ini memungkinkan tenaga medis memantau pasien secara lebih optimal.


Ruang baru ini ditargetkan mampu menampung hingga 20 tempat tidur serta mendukung layanan bedah onkologi pada sore hari. Inovasi ini menjadi langkah nyata dalam menghadirkan pelayanan kanker yang lebih efektif, nyaman, dan terintegrasi.


HUT ke-101: Sederhana, Bermakna, dan Peduli


Menyambut HUT ke-101 yang jatuh pada 30 April 2026, RSUD Banyumas mengusung konsep perayaan sederhana. Kegiatan akan meliputi tasyakuran, tausiah, halal bihalal, serta penyaluran bantuan sosial berupa paket sembako kepada masyarakat sekitar, seperti tukang becak dan petugas kebun.


Selain itu, akan digelar kegiatan donor darah serta edukasi kesehatan di beberapa desa, antara lain Kedung Gede, Kejawar, dan Sokawera sebagai bentuk nyata kepedulian terhadap masyarakat.


Penguatan K3 dan Digitalisasi Sistem


Dalam aspek keselamatan kerja, RSUD Banyumas menekankan pentingnya pelaporan Kejadian Tidak Diharapkan (KTD) secara disiplin, termasuk insiden tertusuk jarum di ruang operasi. Hal ini bertujuan untuk mempermudah proses klaim jaminan melalui berbagai pihak terkait seperti BPJS dan Taspen.


Pemanfaatan aplikasi SIMForsamas juga terus dioptimalkan, termasuk kewajiban unggah sertifikat pelatihan bagi seluruh staf. Langkah ini mendukung target peningkatan kompetensi, dengan standar minimal 20 jam pelatihan per tahun serta capaian 18% pegawai bersertifikasi keahlian.












0 Komentar