BANYUMAS – RSUD Banyumas terus memantapkan persiapan menghadapi survei Akreditasi Rumah Sakit yang dijadwalkan berlangsung pada Oktober 2026. Salah satu langkah yang dilakukan adalah menggelar Bimbingan Akreditasi bagi Kelompok Standar (Pokdar) Tata Kelola Rumah Sakit (TKRS) dan Peningkatan Mutu dan Keselamatan Pasien (PMKP) guna memperkuat kesiapan mempertahankan predikat Paripurna yang diraih pada akreditasi sebelumnya.
Kegiatan yang berlangsung pada Kamis (18/6/2026) di Aula Pertemuan Lantai III Gedung Thalasemia RSUD Banyumas tersebut menghadirkan Ketua Tim Pembimbing dari Lembaga Akreditasi Rumah Sakit (LARS) Damar Husada Paripurna (DHP) Jakarta, dr. Susi Herawati, M.Kes., FISQua., sebagai narasumber utama.
Bimbingan ini difokuskan pada Pokdar TKRS dan PMKP yang memiliki peran strategis dalam memastikan tata kelola rumah sakit berjalan optimal sekaligus menjamin mutu pelayanan dan keselamatan pasien sesuai standar akreditasi nasional.
Direktur RSUD Banyumas, dr. Widyana Grehastuti, Sp.OG., M.Si. Med., menegaskan bahwa akreditasi bukan sekadar agenda lima tahunan atau kegiatan seremonial, melainkan bentuk komitmen rumah sakit dalam memberikan pelayanan kesehatan yang aman, bermutu, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat.
“Akreditasi bukan hanya tentang penilaian, tetapi bagaimana rumah sakit terus menjaga kualitas pelayanan. Dalam proses persiapannya, tentu diperlukan pendampingan karena masih ada beberapa aspek yang perlu diperkuat. Kehadiran pembimbing menjadi penting untuk memberikan sudut pandang dan masukan yang konstruktif,” ujarnya.
Menurutnya, pemilihan Pokdar TKRS dan PMKP sebagai fokus bimbingan bukan tanpa alasan. Kedua kelompok standar tersebut menjadi fondasi utama dalam penyelenggaraan rumah sakit, baik dari sisi tata kelola organisasi maupun pelayanan klinis yang diberikan kepada pasien.
Ia juga mengajak seluruh peserta untuk memanfaatkan kegiatan pendampingan ini sebagai sarana belajar dan peningkatan kapasitas.
“Jadikan bimbingan ini sebagai ruang belajar, bukan ruang ujian. Manfaatkan kehadiran narasumber sebaik mungkin agar dapat membangun pondasi yang kuat dalam menghadapi survei akreditasi mendatang,” pesannya.
Kegiatan pembukaan bimbingan akreditasi ini diikuti oleh jajaran manajemen, panitia akreditasi, anggota Pokdar, serta berbagai stakeholder terkait di lingkungan RSUD Banyumas. Melalui pendampingan yang intensif dan kolaboratif, RSUD Banyumas optimistis dapat mempertahankan predikat Paripurna sekaligus terus meningkatkan mutu pelayanan kesehatan bagi masyarakat Banyumas dan sekitarnya.
.jpeg)
.jpeg)

.jpeg)

.jpeg)
.jpeg)

.jpeg)
.jpeg)
.jpeg)
.jpeg)

.jpeg)
.jpeg)

.jpeg)

.jpeg)

0 Komentar