Banyumas - Tim PKRS Ruang ICU 1 mengadakan kegiatan edukasi kesehatan pada hari Selasa (04/11/2025) tentang Mengelola Kecemasan dan Menjadi Pendamping yang Kuat Bagi Pasien ICU. Kegiatan ini dilaksanakan karena keluarga yang menunggu di ruang ICU sering merasa cemas, bingung, dan takut yang merupakan reaksi yang sangat wajar ketika orang tersayang sedang dirawat dalam kondisi kritis. Melalui edukasi ini, keluarga diajak untuk memahami cara mengelola emosi sehingga mereka dapat menjadi pendamping yang lebih kuat bagi pasien.
Acara dibuka oleh Lisa Suryani selaku moderator, dan dilanjutkan dengan penyampaian materi oleh Ati Purwaningsih. Seluruh rangkaian kegiatan difasilitasi oleh Heni Hanifah. Dalam penyampaiannya, narasumber menegaskan bahwa kecemasan bukanlah hal yang harus ditakuti, tetapi bisa dikelola. Ketika keluarga mampu menenangkan diri, mereka juga memberikan energi positif kepada pasien yang sedang berjuang.
Teknik Praktis Mengelola Kecemasan (Self-Care)
Salah satu teknik relaksasi yang diajarkan adalah Pernapasan 4–7–8, sebuah metode sederhana namun efektif untuk menenangkan pikiran:
- Hembuskan napas sepenuhnya melalui mulut sambil mengeluarkan suara “wusss”.
- Tarik napas melalui hidung selama 4 detik.
- Tahan napas selama 7 detik.
- Hembuskan napas perlahan melalui mulut selama 8 detik.
- Ulangi 3–4 kali hingga tubuh terasa lebih rileks.
Teknik ini dapat dilakukan kapan saja, baik di ruang tunggu atau di rumah dan terbukti membantu menurunkan ketegangan.
Menjaga Keseimbangan Tubuh dan Jiwa
Selain teknik pernapasan, keluarga juga diajak untuk memperhatikan beberapa hal penting lainnya:
- Istirahat dan nutrisi yang cukup, agar tubuh tetap kuat.
- Dukungan spiritual, untuk menenangkan hati dan meningkatkan harapan.
- Dukungan sosial, seperti berbagi cerita dengan anggota keluarga lain atau petugas kesehatan.
Dengan memahami dan menerapkan langkah-langkah tersebut, diharapkan keluarga dapat tetap tenang, fokus, dan kuat selama mendampingi pasien di ICU.


0 Komentar